Saturday, November 21, 2015

Ini Kata-kata Bijak Menteri Susi di Depan Para Pengusaha Ikan

Menteri Kelautan & Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluarkan kata-kata bijak. Perihal ini disampaikannya sebelum meninggalkan ruang program penganugerahan Adibakti Mina Bahari 2014.
kata Motivasi Cinta sejati
Tiap-tiap kata-kata bijak yg diucapkan Susi meraih tepuk tangan meriah dari beberapa ratus tersangka bisnis bagian kelautan & perikanan, termasuk juga para petinggi kementerian kelautan & perikanan, & Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.

"Walaupun kita manusia biasa, tapi bila ingin mengganti sesuatu tentu mampu. Kita cuma meminta dukungan & dukungan itu datang kalau ada niat terutama buat satu keperluan ialah warga & tidak sedikit stakeholder," kata Susi di Gedung Mina Bahari III, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (4/12/2014).

Mendengar ucapan tersebut, sebahagian agung tersangka business bidang kelautan & perikanan di dalam negara berdiri & tepuk tangan pass meriah terhadap Susi.

Seterusnya Susi kembali mengungkapkan pastinya ada yg diuntungkan & dirugikan dari kebijakan atau regulasi yg dikeluarkan seperti moratorium & pelarangan transhipment, & kebijakan yang lain.

"Policy yg aku untuk pula mengganggu tersangka business, dapat namun itu benar-benar konsekuensi & tanggung jawab yg mesti aku pikul yang merupakan tersangka produsen policy. Policy kita tak sanggup memuaskan seluruh pihak. Namun memihak terhadap majority stakeholder bukan minoritas," paparnya.

Di akhir pidatonya, Susi berikan pesan biar seluruhnya warga Indonesia mesti miliki rasa tanggung jawab akbar menjaga laut Indonesia. Beliau menyampaikan segala wujud keserakahan mengeruk hasil maritim Indonesia dengan cara berlebihan tak dibenarkan. kata mutiara motivasi cinta sejati
  "Tuhan itu luar biasa adil & gede. Ikan di laut tak usah kita kasih makan. Kita cuma biarkan & kita jaga pun ambil secara tak semena-mena. Keserakahan kita mesti hentikan. Inilah pekerjaan kita dgn, mengelola & menjaga pun membawa akhirnya dgn kaidah yg dibenarkan," tuturnya

No comments:

Post a Comment