Tuesday, November 24, 2015

Dear Ayah dan Ibu, Jangan Gengsi Saat Main Bareng Anak

Seberapa tidak jarang Kamu ikut menemani anak main? Psikolog anak Tika Bisono menyaksikan, ortu musim saat ini paling sering jaga image & gengsi ketika ikut main-main dengan anak.
Tika menyaksikan sendiri bagamana ortu condong membiarkan anaknya main-main sendirian. Dirinya tidak sedikit menjumpai keadaan ini disaat anak berada di ruang main di bioskop atau mall.

"Anak-anaknya dibiarkan main-main sendiri. Kalaupun ada yg nemenin, ayah-ayahnya. Ibu-ibunya kepada gengsi ikut bermain," tutur Tika di sela-sela talkshow mengenai 'Memilih Mainan yg Pas buat Anak' yg diadakan Creativity For Kids Faber Castel di FX Mall, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2013).

Kegengsian ini muncul dikarenakan ortu merasa ia bukan anak-anak lagi, maka tak selayaknya ikut bermain-main. Padahal dgn ikut main-main, orang tua dapat mendalami anak makin jauh, maka mengerti apa yg dirasakan mereka. ucapan kata selamat terindah untuk ibu

"Orangtua menjadi tahu mengapa anak senang bermain game, mengapa ini asyik banget, seakan-akan hanya ada kita & game itu," terang psikolog yg pun ibu tiga anak itu.

Menurut Tika, ortu serta kerap jaga image(jaga imej) atau gengsi disaat jadi cheerleader utk anak. Jadi cheerleader atau tim sorak ini termasuk juga dalam salah satu dari tujuh komponen yg dalam pandangan Tika butuh dilakukan para orang tua.

Waktu memberikan anak dukungan, ortu rata rata kurang ekspresif & tak memberikan respon yg sepadan bersama anak. Psikolog yg mempunyai gaya berkata ceplas-ceplos ini mencontohkan, ada anak yg bercerita dgn antusias kepada ayah atau ibunya berkaitan prestasinya. & si ortu cuma memberikan respon singkat, bersama ucapan 'hmm' atau 'terus-terus'. Ucapan ini kebanyakan pula dikatakan sambil memegang gadget, bukan berkata segera terhadap anak.

"Kalau ngobrol sama anak itu duduknya jangan sampai nyerong & saksikan mata anak," kata Tika.

Terkecuali jadi cheerleader, berikut enam elemen lain yg menurut psikolog lulusan Kampus Indonesia itu butuh dilakukan orang tua utk anak :

1. Tak mogok mencari ilmu menyangkut anak baik dari tv, buku, seminar & lain-lain
2. Ingin jadi pendengar & pengamat yg baik
3. Sabar & tak serentak putus asa
4. Kreatif & komunikatif
5. Menunjukkan kesukaan terhadap anak & memberi pertanyaan-pertanyaan yg positif
6. Berdoa.

No comments:

Post a Comment